Langsung ke konten
Coba Gratis

Stok bahan dan harga modal

Tulis resep setiap produk sekali. Setelah itu, Kasmate menghitung harga modalnya, mengurangi bahan setiap kali produk terjual, dan memberi tahu Anda saat margin turun.

Ada di paket Juragan dan Saudagar.

Tahu harga modal setiap produk

Masukkan bahan dan takarannya. Kasmate menghitung harga modal dari harga rata-rata bahan di outlet Anda, dan angkanya berubah langsung saat Anda mengetik.

Kopi Susu, harga jual Rp 25.000
BahanDipakaiHarga rata-rataHarga modal
Biji kopi18 gRp 220 / gRp 3.960
Susu150 mlRp 20 / mlRp 3.000
Sirup20 mlRp 15 / mlRp 300
Cup1 pcsRp 1.200 / pcsRp 1.200
Total harga modalRp 8.460
LabaRp 16.540
Margin66,2%
  • Satuan Anda sendiri. Tulis resep dalam gram, ml, sendok, scoop, pump, atau satuan lain yang Anda buat. Kasmate mengubahnya ke satuan dasar bahan: “2 sendok = 10 g”.
  • Pilihan ikut dihitung. Ukuran Large bisa menambah Rp 5.000 ke harga dan 50 ml susu serta 6 g biji kopi ke resep. Harga modal Kopi Susu Large jadi Rp 10.780.
  • Riwayat tidak berubah. Jika harga bahan naik minggu depan, penjualan minggu lalu tetap memakai harga modal saat itu.
Editor produk Kopi Susu dengan resep, harga modal, laba, dan margin

Tahu saat margin turun

Tentukan batas harga modal, misalnya paling banyak 35% dari harga jual. Saat pembelian baru membuat harga rata-rata bahan naik, produk yang melewati batas itu muncul di Peringatan margin.

Biji kopiHarga modal Kopi SusuPersentase dari harga jual
SebelumRp 220 / gRp 8.46033,8%
SesudahRp 300 / gRp 9.90039,6% ← melewati 35%

Bahan berkurang sendiri

Setiap penjualan mengurangi bahan sesuai resep, hanya di outlet tempat produk itu terjual.

  • Penjualan tidak pernah ditolak karena stok di aplikasi. Stok boleh minus, dan Kasmate menandainya, karena itu tanda ada pembelian yang belum dicatat atau resep yang perlu dicek.
  • Habis betulan? Tandai produknya habis di outlet itu dengan satu tap.
  • Produk tanpa racikan, seperti air mineral, cukup memakai satu bahan: 1 produk = 1 pcs.
1 Es Teh terjual di Kemang
BahanResepStok
Es batu1 scoop (100 g)5.000 g 4.900 g
Teh2 sendok (10 g)1.000 g 990 g

Pembelian dari pemasok

Catat pembelian dengan pemasok, nomor nota, bahan, jumlah, harga, dan akun yang dipakai untuk membayar. Sekali simpan, tiga hal terjadi bersamaan: stok bertambah, harga rata-rata diperbarui, dan uang keluar dari akun keuangan.

Beli per karton, pakai per pcs

Beli 2 karton air mineral, Rp 60.000 per karton, 1 karton = 12 botol.

Stok: +24 botol. Harga modal: Rp 5.000 per botol

Harga rata-rata yang bergerak
JumlahNilai
Stok lama1.000 g × Rp 200Rp 200.000
Pembelian1.000 g × Rp 240Rp 240.000
Sekarang2.000 g × Rp 220Rp 440.000

Pembelian tidak langsung mengurangi laba. Biayanya masuk ke laba saat bahannya terpakai untuk produk yang terjual, jadi tidak terhitung dua kali.

Daftar pembelian bahan dengan pemasok, akun pembayaran, dan totalnya

Stok terbuang, stok opname, dan produksi

Stok terbuang. Catat bahan yang rusak, tumpah, kedaluwarsa, atau dipakai karyawan. Nilainya masuk ke laporan sebagai kerugian stok.

Stok opname. Hitung semua bahan, atau hanya beberapa, misalnya susu dan biji kopi setiap pagi. Penghitung tidak melihat angka sistem sampai selesai mengisi, jadi angkanya tidak disalin. Manajer memeriksa selisihnya, lalu mengonfirmasi.

Biji kopi
Menurut sistem1.950 g
Dihitung1.900 g
Selisih−50 g
Nilai, Rp 220 per g−Rp 11.000 kerugian stok

Produksi. Membuat sendiri, seperti sirup gula? Catat bahan yang dipakai dan hasil yang dibuat. Kasmate menghitung harga modal hasilnya.

1.000 g gula (Rp 15 per g) 2.000 ml sirup, Rp 7,5 per ml

Riwayat tidak bisa diubah. Setiap perubahan stok tercatat sebagai baris baru: penjualan, pembelian, stok terbuang, stok opname, dan produksi. Kesalahan diperbaiki dengan koreksi, jadi setiap selisih bisa ditelusuri.

Ke mana stok pergi?

Laporan Pemakaian seharusnya dan sebenarnya membandingkan berapa bahan yang seharusnya terpakai menurut penjualan, dengan yang benar-benar hilang dari rak menurut stok opname.

Selisih besar bisa berarti takaran berlebih, stok terbuang yang tidak dicatat, resep yang salah, atau barang hilang.

Biji kopi, November
Seharusnya terpakai (dari penjualan)40.000 g
Sebenarnya terpakai (dari stok opname)42.500 g
Selisih2.500 g (6,3% lebih)

Beberapa outlet

Daftar bahan dan resep sama untuk semua outlet, tapi stok dan harga rata-ratanya dihitung per outlet, karena setiap outlet punya rak dan harga belinya sendiri.

Paket Saudagar: kirim stok dari satu outlet ke outlet lain. Outlet penerima mengonfirmasi jumlah yang tiba, dan selisihnya tercatat sebagai kerugian stok.

Belum mau mencatat stok?

Tulis harga modal setiap produk sendiri. Kasmate tetap menghitung laba per produk dari angka itu, tanpa resep dan tanpa stok. Ini juga cara harga modal bekerja di paket Pedagang.

Ada di paket

Fitur di paket Pedagang, Juragan, dan Saudagar
PedagangJuraganSaudagar
Harga modal yang ditulis sendiriYaYaYa
Resep, bahan, dan stokTidakYaYa
Pembelian, stok terbuang, stok opname, produksiTidakYaYa
Peringatan stok menipis dan marginTidakYaYa
Transfer stok antar outletTidakTidakYa

Yang belum bisa

  • Resep di dalam resep: sirup buatan sendiri dicatat sebagai bahan, dan setiap pembuatannya dicatat di Produksi
  • Batch dan tanggal kedaluwarsa
  • Pembelian yang dibayar nanti
  • Pesanan pembelian otomatis saat stok menipis
  • Resep berbeda untuk setiap outlet
  • Jualan per timbangan, seperti 0,35 kg kue

Tahu harga modal setiap produk, mulai hari ini.

Mulai gratis dengan paket Pedagang. Upgrade nanti saat kamu sudah merasakan manfaatnya.